Pahlawan & Pandemi
Pahlawan & Pandemi
Pertarungan antara Dokter dan Tenaga Medis dengan Covid-19
Pada saat-saat awal virus corona
mulai menyebar di Indonesia, Saat itu banyak orang yang panik dan ketakutan.
Kita berusaha sebisa mungkin tetap di rumah dan menerapkan protokol kesehatan
demi menekan angka penularan. Namun setelah berbulan-bulan berlalu, banyak
sekali orang yang mulai mengendorkan disiplin diri. Padahal, kondisi di rumah
sakit masih sangat gawat.
Setiap hari para tenaga medis seperti dokter dan perawat bertaruh nyawa untuk merawat para pasien akibat virus corona. Banyak yang akhirnya terpapar oleh pasien, karena prosedur medis yang harus dilakukan. Tidak sedikit pula yang sampai kelelahan dan jatuh sakit. Jumlah tenaga medis dan dokter yang wafat sudah lebih dari 100 orang. Mereka semua positif terinfeksi Covid-19. Sedih dan miris sekali rasanya. Sebelum meninggal, para dokter dan tenaga medis ini telah berjuang keras menyelamatkan banyak pasien di rumah sakit. Mereka mengorbankan nyawa sendiri demi kepentingan bersama. Meskipun raganya telah tiada, kebaikan hati dan semangat para dokter ini tak akan dilupakan. Melindungi para tenaga medis adalah satu hal yang sudah seharusnya jadi prioritas bersama. Para tenaga medis perlu dilindungi agar aman agar bisa tetap bertugas melindungi kita semua.
Hal yang dapat kita lakukan untuk membantu Dokter dan Tenaga medis
Pandemi Covid-19 belum juga
bisa dikatakan berakhir, namun kehidupan harus terus berjalan. Apakah kita
mau terus hidup dengan pembatasan? Mengisolasi diri di rumah terus menerus?
Sudah pasti jawabannya tidak. Tentunya kita ingin kembali bekerja, belajar, dan
beribadah, serta bersosialisasi/beraktivitas agar bisa produktif di era pandemi
ini. Jika hal tersebut tidak dilakukan, cepat atau lambat akan berdampak
pada berbagai sektor, baik sosial, budaya, pertumbuhan ekonomi akan mengalami
perlambatan, industri tidak berjalan. Untuk itu, masyarakat harus mulai beradaptasi dengan
kebiasaan hidup baru atau ‘new normal life’,
Kita sebagai anak muda sekaligus rakyat yang baik wajib turut andil. Bagaimana caranya? Yakni dengan
sebisa mungkin menghindari penularan virus untuk meringankan beban sistem
kesehatan kita yang sudah kewalahan.
Kafe atau mall boleh
saja sudah buka, pembaca acara TV atau Youtuber favoritmu pun boleh saja tampak
santai tanpa masker, tapi please jangan terlena. Karena
kenormalan yang mulai banyak kita lihat sehari-hari ini, sayangnya bukan
berarti virus sudah pergi maupun keadaan jauh lebih aman. Pertarungan hidup dan
mati tiap hari memenuhi lorong-lorong rumah sakit. Bukan hanya pasien yang
berjuang untuk keselamatannya, tapi juga dokter, perawat, dan pegawai rumah
sakit yang harus merawat mereka.
Bagaimana sih, cara kita
supaya bisa membantu para dokter dan tenaga medis? Ya dengan cara melakukan
perilaku 3M, apasih perilaku 3M itu?
1. Memakai
masker
2. Mencuci
tangan
3. Menjaga
jarak dan menghindari kerumunan
Dengan melakukan perliaku 3M
bisa mengurangi penyebaran virus covid-19, yang sedang beredar di dunia, dan
telah memakan korban jiwa yang sangat banyak dan juga menjaga
kesehatan diri sendiri dan orang lain, berarti kita telah meringankan pekerjaan
para dokter. Jadi mereka bisa beristirahat lebih banyak sehingga tak jatuh
sakit. Jangan sampai ada lagi dokter yang meninggal karena Covid-19. Mari kita
berjuang bersama !!
Penulis :
Theresia
Paramita Isaliani
Dewan
Ambalan Wijaya Kusuma XX
SMA N 6
SURAKARTA


Komentar
Posting Komentar