Harapan Dan Keinginan Dimasa Pandemi

 

Harapan dan Keinginan Dimasa Pandemi


Bisnis Muda - Mengatur Keuangan Keluarga di Masa Pandemi Covid-19

Sumber gambar : https://bisnismuda.id/assets/content/20200610232645000000CoverMengaturKeuanganKeluargadiMasaPandemiCovid19.jpg 


Masa Pandemi COVID-19 di Indonesia telah berlangsung lebih dari setengah tahun. Semakin lama kondisinya semakin memburuk. Jumlah pasien setiap harinya juga terus meningkat. Bencana ini tidak hanya berdampak di bidang kesehatan saja. Namun, pendidikan hingga perekonomian juga tidak luput menerima akibatnya. Pertanyaannya, masihkah ada harapan di hati setiap orang?

Harapan setiap orang umumnya hanya “semoga pandemi ini segera berakhir”. Hingga banyak peneliti dan para ahli yang memprediksikan kapan berakhirnya Pandemi COVID-19 ini. Termasuk salah satunya ahli dari Universitas Indonesia yang memperkirakan skenario akhir COVID-19 di Indonesia bisa mundur hingga awal tahun 2021.

Namun, tindakan apa yang kita lakukan agar pandemi ini segera berakhir? Tentunya kita harus memutus persebaran COVID-19. Banyak langkah yang dapat kita lakukan. Diantaranya dengan mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

Tapi, apakah hanya itu harapan yang terpikirkan? Sebagai masyarakat Indonesia kita memiliki ciri khas yang tidak dimiliki masyarakat lain, yaitu budaya Gotong Royong. Meskipun kita berjarak, mari gaungkan kembali budaya yang hampir hilang itu.

Kita harap saudara kita dapat bertahan menghadapi semua musibah ini. Kita bantu mereka yang terdampak. Kita juga harus bersatu bukan hanya untuk melawan bencana ini. Kita harus pintar melawan infodemi yang makin marak dan memecah belah.

Selama setiap manusia dapat mempertahankan ikatanya, seberapa kuat halanganya dapat kita lalui bersama. Maka, semakin kita putus asa, semakin nampak pula kelemahan kita. Begitu pula sebaliknya, semakin tinggi harapan kita, kekuatan kita juga akan semakin besar. Kita bakar semangat untuk meraih harapan kita.

Jangan lupa pula untuk selalu berdo’a. Karena do’a adalah senjata terkuat yang kita miliki untuk meraih mimpi, tujuan, dan harapan. Ketika do’a telah terputus, maka harapan juga semakin menjauh. Namun ketika do’a terus dipanjatkan, harapan akan terus mendekat.

Jangan lupa pula untuk selalu bersyukur. Mensyukuri nikmat yang masih bisa kita rasakan. Selama kita yakin, kita dapat keluar dari pandemi ini bersama.


Penulis :

Fadhillah Yogi K

Dewan Ambalan Angkatan XIX

SMA Negeri 6 Surakarta

Komentar

Posting Komentar